December 14, 2018

MISTERI JACK THE RIPPER PEMBUNUH SADIS YANG MENGAMBIL ORGAN TUBUH

Sebenarnya kasus-kasus pembunuhan (serial murder) yang dilakukan oleh Jack the Ripper , hampir tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan sejarah serial murder yang pernah ada seperti Elizabeth Bathory. Namun, yang membuat kasusnya menjadi sangat populer adalah karena adanya suasana mistis yang meliputi kasus ini. Gambaran bahwa seorang berjubah hitam yang muncul dari kabut, mencabut nyawa korbannya dengan cepat lalu menghilang di kegelapan. Dan dia tak pernah tertangkap atau terungkap.  Pada saat kasus itu muncul,sebenarnya nama Jack The Ripper bahkan belumada. Namun media dan kepolisian banyak menerima surat. Ada yang mencoba memberi saran, ada yang mencoba memberi tahu identitas pelaku dan sebagainya. Sampai suatu hari ada surat yang berasal dari seseorang yang mengaku sebagai pelaku dari semua rentetan kasus pembunuhan sadis itu. Dan di bawahnya tertulis nama Jack The Ripper. Awalnya surat tersebut tidak diperhatikan , karena memang banyak surat seperti itu sebelumnya. 

Namun tak lama kemudian muncul lagi satu surat yang dianggap dari orang yang sama (karena gaya tulisan, bentuk tulisan dan sebagainya) dandibawahnya juga tertulis nama Jack The Ripper. Sejak saat itu, polisi dan masyarakat menyebut pelaku kasus itu dengan nama Jack The Ripper. Salah satu kalimat dalam surat itu adalah "They say I'm a doctor...hahahaha....". Alasan kenapa kepolisan mulai mempercayai surat itu adalah karena Jack menyatakan akan mengirimkan potongan telinga salah satu korbannya. 

December 8, 2018

PERJALANAN SPIRITUAL WALIYULLAH SYEIKH ABU HASAN ALI ASY SYADZILI


Asy Syekh al Imam al Quthub al Ghouts Sayyidina Asy Syarif Abul Hasan Ali asy Syadzily al Hasani bin Abdullah bin Abdul Jabbar, terlahir dari rahim sang ibu di sebuah desa bernama Ghomaroh, tidak jauh dari kota Saptah, negeri Maghrib al Aqsho atau Marokko, Afrika Utara bagian ujung paling barat, pada tahun 593 H / 1197 M. Beliau merupakan dzurriyat atau keturunan ke dua puluh dua dari junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW, dengan urut-urutan sebagai berikut, asy Syekh Abil Hasan Ali asy Syadzily adalah putra dari :
1. Abdullah, bin
2. Abdul Jabbar, bin
3. Tamim, bin
4. Hurmuz, bin
5. Khotim, bin
6. Qushoyyi, bin
7. Yusuf, bin
8. Yusa’, bin
9. Wardi, bin
10. Abu Baththal, bin
11. Ali, bin
12. Ahmad, bin
13. Muhammad, bin
14. ‘Isa, bin
15. Idris al Mutsanna, bin
16. Umar, bin
17. Idris, bin
18. Abdullah, bin
19. Hasan al Mutsanna, bin
20. Sayyidina Hasan, bin
21. Sayyidina Ali bin Abu Thalib wa Sayyidatina Fathimah az Zahro’ binti
22. Sayyidina wa habibina wa syafi’ina Muhammadin, rosulillaahi shollolloohu ‘alaihi wa aalihi sallam.

Sejak kecil Beliau biasa dipanggil dengan nama: ‘ALI, sudah dikenal sebagai orang yang memiliki akhlaq atau budi pekerti yang amat mulia. Tutur katanya sangat fasih, halus, indah dan santun, serta mengandung makna pengertian yang dalam. Di samping memiliki cita-cita yang tinggi dan luhur, Beliau juga tergolong orang yang memiliki kegemaran menuntut ilmu. Di desa tempat kelahirannya ini, Beliau mendapat tempaan pendidikan akhlaq serta cabang ilmu-ilmu agama lainnya langsung di bawah bimbingan ayah-bunda beliau. Beliau tinggal di desa tempat kelahirannya ini sampai usia 6 tahun, yang kemudian pada akhirnya hijrah ke kota Tunis (sekarang ibu kota negara Tunisia, Afrika Utara) yang semata-mata hanya untuk tujuan tholabul ‘ilmi di samping untuk menggapai cita-cita luhur Beliau menjadi orang yang memiliki kedekatan dan derajat kemuliaan di sisi Allah SWT.

December 5, 2018

MENGINGATKAN LAGI MAKNA SEDULURAN


*SEDULURAN ADALAH BAGIAN DARI ANUGERAH"* 

    Seduluran itu
    *MENYAYANGI*, bukan 
             *MENYAINGI* 

       Seduluran adalah 
         *MENDIDIK*, bukan 
                *MEMBIDIK* 

 Seduluran itu *MERANGKUL*, 
         bukan *MEMUKUL* 

   Seduluran itu saling *MEMBINA*, 
         bukan  saling *MENGHINA* 

Seduluran itu *MENCURAHKAN*,
      bukan *MEMURAHKAN* 

Dalam Seduluran itu *MENCARI SOLUSI* bukan *MENCARI SENSASI* 

December 1, 2018

HATI-HATI MENEMUKAN UANG DIJALAN (PESUGIHAN MBANDANG DUIT)

Suatu bentuk pesugihan yang kemungkinan dilakukan oleh seseorang adalah jenis pesugihan "Mbandang Duit".  Istilah "Mbandang Duit" sendiri bisa dimaknai sebagai upaya memancing uang dengan mengumpankan sejumlah uang agar bisa mendapatkan hasil yang lebih besar.  Hal ini disampaikan oleh salah seorang spiritualis asal Mojokerto Jawa Timur.  Menurutnya pesugihan Mbandang Duwit sebenarnya bukan hal yang baru di masyarakat.  Sebab hal seperti ini sudah banyak terjadi dan dipraktekkan oleh sebagian masyarakat.

Bentuk pesugihan ini mungkin hampir sama dengan uang balik.  Yang mana uang si pelaku pesugihan bisa kembali lagi setelah dibelanjakan.  Sehingga hal ini membuatnya seolah-olah selalu memiliki banyak uang.  Hanya saja untuk pesugihan "Mbandang Duit", jumlah uang yang dipergunakan biasanya sangat besar.  Sebab dalam perjanjian gaib yang dilakukan dengan makhluk gaib penyedia pesugihan ini, biasanya terdapat kesepakatan bahwa uang yang dibuang akan diganti hingga berkali-kali lipat.

TUYUL ANAK BAJANG YANG MEMBANTU KEREJEKIAN

Sebuah desa di daerah Jawa Tengah, dipercaya banyak orang sebagai tempat untuk mendapatkan tuyul.  Seorang juru kunci tempat tersebut mengatakan bahwa orang yang datang memang kebanyakan dengan tujuan ingin nyenyuwun.  Namun, tidak sedikit yang langsung mengungkapkan keinginannya untuk menjadi orang tua asuh tuyul-tuyul tersebut.  Jika sudah begitu, juru kunci mengaku akan berusaha membantu dengan segala kemampuannya.

Sebelum membantu seseorang yang akan mengambil anak-anak kecil yang dipercayai sebagai putra wayah Eyang Bondho, juru kunci biasanya terlebih dahulu menjelaskan berbagai persyaratannya. Persyaratan untuk bisa membawa pulang tuyul-tuyul itu sebenarnya cukup rumit bagi yang baru pertama kali melakukannya.  Namun bagi yang tidak mengerti dan mau terima jadi, semua urusan bisa diserahkan kepada juru kunci.  Segala uborampenya itu akan dicarikan.  Akan tetapi pelaku harus menyerahkan sejumlah uang sebagai ganti rugi membeli segala macam persyaratan.  "Pelaku pesugihan cukup menyerahkan uang sekitar 5 jutaan.  Itu sudah termasuk jasa buat juru kuncinya," ujarnya.

November 30, 2018

RAMUAN MENGHITAMKAN DAN MELEBATKAN RAMBUT


Ketika anda ingin rambut anda hitam dan lebat, maka lakukan ritual sebagai berikut:

1. Sering-seringlah makan gulai kaki kambing.
2. Sering-seringlah makan ketela rambat atau ketela pohon.

Silahkan dicoba, semoga berhasil.

Diterjemahkan dari Kitab Primbon Lukmanakim Adammakna halaman 128

November 22, 2018

JASA DAN SEJARAH KYAI ROGOSASI TUMANG

Nun jauh di Bumi Jawa ada sebuah komunitas masyarakat yang menurut cerita bernama Kerajaan Mataram.  Konon kerajaan itu bekas hutan liar dan lebat bernama alas Mentaok.   Alas yang menunjukkan tempat tumbuhan liar serta hewan hewan liar.  Namun karena merupakan hadiah dari Mas Karebet maka Ki Ageng Pemanahan harus menerimanya. Itupun dengan boikot terhadap kehadirannya terhadap Mas Karebet yang tak lain saudara seperguruan Sunan Kalijaga. Tanpa biaya sepeserpun Pemanahan harus membuka alas Mentaok dibantu keluarga dan orang orang yang simpati pada Ki Ageng Pemanahan. Susah dan berat memang karena perlengkapan seadanya tanpa upah mereka bekerja keras ada yang luka, ada yang sakit bahkan akhirnya harus merelakan nyawanya demi tanah yang bernama Mataram.  

Karena memang Sultan Hadiwijaya tidak pernah merelakan Mentaok diberikan pada Pemanahan takut kewibawaan dan ketenarannya tersaing oleh Pemanahan bahkan Pemanahan dipaksa berjanji tidak akan mendirikan Negara sendiri karena Sunan Giri menjadi saksi maka Pemanahanpun menerimanya dengan rasa jengkel terhadap adik seperguruannya itu untuk mengelabuhi Hadiwijaya dia cukup menggunakan gelar Ki Gede saja sampai wafat. Dan eloknya Sultan Hadiwijaya yang terkenal tampan sakti itu tidak menghadiri pemakamannya, namun puteranya yang bernama Sutawijaya tidak menujukkan kebencian pada ayah angkatnya itu malah kemudian sowan kepada Hadiwijaya mengabarkan bahwa ayahandanya tang tercintah telah tiada. 

November 21, 2018

KISAH KI AGENG GIRING DAN KELAPA NUNGGAL

Pada zaman itu ketika Majapahit runtuh ada dua orang yang masih mempunyai trah darah biru melarikan diri ke arah Barat karena kejaran prajurit Raden Patah yang telah menghancurkan Majapahit.  Dua orang yang tergolong sakti itu Ki Ageng Giring dan Ki Ageng Pemanahan.  Kedua orang itu terus menetap di pesisir pantai selatan wilayah kabupaten Gunung Kidul, tepatnya di Desa Palihan.  Mereka menyamar sebagai petani biasa.  Namun karena sering menolong penduduk setempat, mereka ditokohkan oleh warga setempat.

Sebagai mantan bangsawan yang sakti, walau telah menjadi petani di tempat barunya, kedua orang ini tak pernah lupa untuk melakukan semedi atau tapa brata.  Pada waktu itu, lokasi yang sering digunakan keduanya untuk bertapa adalah sebuah tempat yang disebut Kembang Lampir.

Tidak jarang mereka bareng saat melakukan tapa.  Pada saat sedang laku tapa secara bersama-sama itulah mereka sama-sama mendapatkan Wahyu Keprabon.  Isi daripada wahyu itu, siapapun yang bisa mendapatkan pohon kelapa dan buahnya tunggal serta meminum airnya sampai habis dalam waktu seketika, maka kelak keturunannya akan menjadi raja-raja tanah Jawa setelah Majapahit.

8 NASEHAT SPIRITUAL KH. MAIMUN ZUBAIR


Inilah 8 nasehat dari guru besar KH. Maimoen Zubair yang bisa dijadikan sebagai pembelajaran bagi kita semua.

1. "Ora kabeh wong pinter kuwi bener” 
( Tidak semua orang pintar itu benar) 

2. “Ora kabeh wong bener kuwi pinter…” 
( Tidak semua orang benar itu pintar) 

3. “Akeh wong pinter ning ora bener…” 
( Banyak orang yang pintar tapi tidak benar) 

4. “Lan akeh wong bener senajan ora pinter…”
( Dan banyak orang benar meskipun tidak pintar) 

5. “Nanging tinimbang dadi wong pinter ning ora bener, Luwih becik dadi wong bener senajan ora pinter…” 
( Daripada jadi orang pintar tapi tidak benar, lebih baik jadi orang benar meskipun tidak pintar) 

6. “Ono sing luwih prayoga yoiku dadi wong pinter sing tansah tumindak bener.”
( Ada yang lebih bijak, yaitu jadi orang pintar yang senantiasa berbuat benar) 

7. “Minterno wong bener..kuwi luwih gampang tinimbang mbenerake wong pinter…”
( Memintarkan orang yang benar .. itu lebih mudah daripada membenarkan orang yang pintar) 

8. “Mbenerake wong pinter..kuwi mbutuhke beninge ati, lan jembare dhodho.”
( Membuat benar )  orang yang pintar itu membutuhkan beningnya hati, dan lapangnya dada) 

KH. Maimoen Zubair