April 14, 2018

PAMALI (HAL-HAL YANG MENJADI PANTANGAN) BAGIAN 3


Berikut ini adalah Pamali bagian ketiga yaitu lanjutan dari Pamali bagian kedua.

Kebiasaan memberi saputangan kepada kekasih 
Janganlah  mempunyai  kebiasaan  memberi  saputangan  kepada  kekasih  karena  kan  berakibat perpisahan tiada sebab.  

Kebiasaan membuang nasi sisa makan, karena masih kenyang 
Janganlah selalu membuang nasi sisa makan, karena masih kenyang bermakna kelak selama satu tahun akan mengalami bentrokan keluarga yang beruntun.  

Kebiasaan makan pakai mangkuk 
Janganlah anda selalu suka makan pakai mangkuk, karena akan sering ditinggal pergi saudara.  

Kebiasaan mengusap muka/wajah dengan baju 
Janganlah selalu mengusap muka/wajah dengan baju karena akan selalu dibenci orang dan susah rezeki.  

Kebiasaan memakai baju sambil berjalan 
Janganlah  suka,  sering memakai baju  sambil berjalan, karena akan berakibat cita-cita  tidak akan terlaksana.  
Kebiasaan menyiksa anak perempuan 
Janganlah anda memukul atau menyiksa anak, adik, saudara perempuan karena kelak jika ia sudah menikah ia akan selalu disakiti dan disiksa oleh suaminya.  

Kebiasaan bernyanyi atau besiul pada waktu sedang makan 
Janganlah anda selalu bersiul bila sendang makan karena anda akan mengalami kegagalan dalam usaha.  

Kebiasaan memukul anak wanita pada pantat (bokong) 
Janganlah  anda  selalu memukul  anak wanita  pada  pantat  (bokong),  karena  kelak  anak  tersebut akan menjadi hyper sex, dan bila sudah berumah tangga akan selalu ribut dengan suaminya.  

Kebiasaan mencabuti bulu alis mata 
Janganlah  suka  mecabuti  alis  mata  (khususnya  wanita)  karena  akan  menyebabkan  ketidak nyamanan pada saat berhubungan intim.  

Kebiasaan memeluk kepala dengan kedua tangan 
Janganlah  anda  melakukan  kebiasaan  memeluk  kepala  dengan  kedua  tangan  karena  akan menjadikan diri anda kehilangan akal dan pikiran menjadi buntu, bingung dan dungu.  

Kebiasaan memeluk lutut sambil berjongkok 
Janganlah  terbiasa memeluk  lutut sambil berjongkok, karena akan berakibat selalu bingung pada saat menghadapi masalah dan putus asa. 
***

No comments:

Post a Comment

Berkomentarlah secara bijaksana dan sesuai topik pembahasan.